3.Teknik Structuring

Structuring adalah proses penetapan batasan oleh konselor tentang hakikat, hatas-batas dan tujuan proses konseling pada umumnya dan hubungan tertentu pada khususnya.Str uct uring memberikan kerangka kerja atau orientasi pada klien.Str uct uri ng ada yang bersifat inplisit di mana secara umum peranan konselor diketahui oleh klien dan ada yang bersifat formal berupa pernyataan konselor untuk menjelaskan dan membatasi proses konseling. Misalnya, berapa lama konseling ini akan kita lakukan, atau kapan waktu-waktu Anda bisa untuk mengikuti konseling dan seterusnya.
Ada lima macam structuring dalam konseling; yaitu: (1) Batas- batas waktu baik dalam satu individu maupun seluruh proses konseling. (2) Batas-batas tindakan baik konselor maupun klien. (3) Batas-batas peranan konselor. (4) Batasbatas proses atau prosedu, misalnya menyangkut waktu atau jadwal, berapa lama konseling akan dilakukan dan lain sebagainya. (5)Structuring dalam proses, misalnya menyangkut tahapan-tahapan yang harus ditempuh (dilalui), apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama proses konseling berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s